Persahabatan akan begitu indah jika kita mampu menjadi
bagian dari warna pelangi. Saat memanadang pelangi, kebanyakan dari manusia
yang ada di bumi hanya mampu berkata “indahnya pelangi itu.!”, mereka hanya
memetik keindahan dari warna-warna yang ada pada pelangi yang sedang mereka
pandang. Tanpa disadari, ternyata pada pelangi terdapat makna persahabatan yang
mendalam yang bisa di petik ketika melihat satu warna pelangi tidak pernah
berpisah dengan warna-warna yang lainnya, dan warna pelangi itu terlihat menyertai
persahabatan cantik antara Lovi dan Bella.
Di desa Lempur
Danau merupakan tempat kelahiran Lovi dan Bella, disanalah Lovi dan Bella
merasakan kehidupan yang damai dan tenteram hingga mereka tumbuh menjadi gadis cantik,bahkan
hingga mereka kuliah dan mendapat gelar sarjana. Lovi dan Bella telah berteman
sejak kecil tanpa ada perselisihan antara mereka. Desa kecil Lovi dan Bella
merupakan desa yang menyimpan pemandangan yang indah dan mempesona yang posisi
desanya tepat di pinggir danau Kerinci.
Waktu silih berlalu dan masa pun silih berganti hingga
Lovi dan bella tumbuh menjadi gadis dewasa, mereka mulai mengenal asmara dan
cinta. Semenjak mereka mulai mengenal cinta, mereka terlihat sedikit waktu
untuk bersama seperti biasanya karena mereka sama-sama dilanda asmara.
Rasa heran muncul ketika melihat kedua orang gadis yang
berparas cantik ini karena keberuntungan yang datang menyertai mereka selalu
datang dengan sama-sama. Waktu itu tepat pada awal tahun 2011, Lovi didekati
oleh seorang pria tampan yang bernama Tofan. Sementara itu, Bella juga didekati
oleh seorang pria tampan yang bernama Aidil. Dan suatu keherananpun terlihat
kembali karena ternyata mereka didekati oleh pria yang alamatnya satu kampung
dengannya yaitu sama-sama dari desa Lempur Danau dan merekapun mencoba untuk
saling mengenal satu sama lain,alias PDKT.
***
Dalam diam-diam setelah sebulan PDKT, Lovi resmi menjadi pacar Tofan. Waktu itu,Lovi merasa sangat bahagia sekali karena baru pertama kali merasakan jatuh cinta dan dicintai oleh seorang pria sementara Tofan juga merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan oleh Lovi. Saking bahagianya perasaan Lovi bersama Tofan, mereka merencanakan untuk jalan-jalan ke Qhincay Plaza merekapun berangkat dengan mobil milik Tofan untuk jalan-jalan ke Qhincay Plaza dg tujuan jalan-jalan dan shoping.
***
Dalam diam-diam setelah sebulan PDKT, Lovi resmi menjadi pacar Tofan. Waktu itu,Lovi merasa sangat bahagia sekali karena baru pertama kali merasakan jatuh cinta dan dicintai oleh seorang pria sementara Tofan juga merasakan hal yang sama seperti yang dirasakan oleh Lovi. Saking bahagianya perasaan Lovi bersama Tofan, mereka merencanakan untuk jalan-jalan ke Qhincay Plaza merekapun berangkat dengan mobil milik Tofan untuk jalan-jalan ke Qhincay Plaza dg tujuan jalan-jalan dan shoping.
Sesampai di Qhincay Plaza, Lovi jalan-jalan bersama Tofan
sambil bercumbu-canda,maklum baru jadian.
Setelah lama berjalan hingga tiba di salah satu toko pakaian, Tofan menarik
tangan Lovi untuk masuk kedalam toko pakaian tersebut “yuk kita liat-liat dulu
ke dalam,mana tau ada yang cocok!”ajak ofan, “hmmm,,,yuk,,!”jawab Lovi,
merekapun masuk ke toko itu dan langsung berkeliling di dalam toko tersebut
mencari pakaian yang cocok. Saat tiba di sudut bagian dalam toko,Lovi menemukan
baju cantik berwarna ungu “Fan,,,liat,! Bagus banget baju ini,tapi harganya 700
ribu,,nggak usah ah,,kemahalan,!”ucap Lovi, mendengar itu “mmm,,,sekarang gini
aja, kamu liat-liat ke arah kanan,dan aku liat-liat ke arah
kiri,,gimana,??”ajak Tofan, “mmm,,yuk,!” jawab Lovi, dan mereka pun berbencar.
Setelah lama berkeliling, Lovi menemukan kemeja bagus untuk pria,dan ia
langsung mengambil baju tersebut dan membawanya ke kasir toko untuk membelinya
untuk Tofan “hmm,,Tofan pasti suka dengan baju yang aku beliin,” ucap Lovi
didalam hatinya.
Setelah membeli baju untuk Tofan, Lovipun langsung
mencari Tofan ke arah belakang dan Topan tidak terlihat oleh Lovi. Tiba-tiba Tofan
nongol di belakang Lovi “cari siapa sayang,?” ucap Tofan, dengan kaget
“astagfirullahal”azim,,,! hmmm sayaaannggg…! Dari tadi nyari,,malah ngagetin
lagi,nggak kasian apa sama pacarnya,,hmmm,!” ucap Lovi dengan ekspersi cemberut
manja kepada Tofan, “hm,,hm,,alhamdulillah udah manggil dengan kata sayang,,!”
usil Topan terhadap Lovi lagi, “hmmmm,,,”tanggap Lovi dengan cemberut
malu.“iya,,iya dech,,aku minta ma’af ya sayang ya.?” Ucap Tofan, “iya
sayang,,,oh iya, aku ada beliin kamu kemeja ni,ntar diliat di mobil ya,?” ujar
Lovi, “iya sayang,,tapi aku bawa tangan kosong juga ni,,!”kata Tofan, dengan
senyum “sayaanngg,,,nggak apa-apa kok,! Ya udah,,yuk kita pulang lagi, udah
mulai capek ni sayang,!”ujar Lovi kepada Tofan, dan merekapun keluar dari toko
dan menuju ke tempat parkir mobilnya Tofan.
Sesampai didalam mobil Tofan, Lovi memperlihatkan baju
yang ia beli untuk Tofan “nahh,,,ini bajunya,,keren kan bajunya,,!”Ujar Lovi,
“waw,,keren banget,,,aku suka, tapi harganya,,kemahalan sayang,,!”sahut Tofan,
“sayanggg,,, ussssstttt berisik,,,itu nggak penting sayang,!”tanggap Lovi,
“makasih ya sayang..?” ucap Tofan, dan Lovipun menganggukkan kepalanya dengan
tersenyum.
Tiba-tiba Tofan mengambil sesuatu di bangku belakang dan
membukanya “taarraammm,,,,” ucap Tofan kepada Lovi. Dengan ekspresi kaget oleh
Lovi, ternyata Tofan membeli Baju ungu yang di anggap cantik oleh Lovi saat
didalam toko “Tofaann,,, itu kemahalan sayaangg,,!”ucap Lovi kepada Tofan,
“ussssstttttt,,,karena ada yang bilang kalau harga itu nggak penting,!”ucap
Tofan dengan senyuman. Lovi merasa sangat senang saat itu “ternyata Tofan
romantis banget,,”ucap Lovi di dalam hatinya. Saat Tofan menstarting
mobilnya,“Sayangg,,,gimana kalau sebelum pulang kita berhenti makan bakso dulu
di Sido Waras,,!” ajak Lovi, “ayuk,,”tanggap Tofan, dan Tofanpun langsung
melajukan mobilnya untuk pergi makan bakso bersama kekasihnya. Sido Waras
merupakan salah satu tempat makan bakso yang enak di Kota Kerinci yang
beralamat di jalan Depati Parbo-Sungai Penuh.
Sesampainya di Sido Waras, ternyata mereka bertemu dengan
Bella “wahhh,,,,ternyata ada my dear friend,,,!”seru Lovi,
“waahh,,ehm,,ehmm,,ternyata nggak sendirian ni yee,,!”ucap Bella lagi, “would
you mind,kenalin,,this is my honey,,!”ucap Lovi, dan Tofan menghulurkan tangan
untuk salam perkenalan,begitupun dengan Bella “oo,,jadi kamu yang sering di
ceritain Lovi tentang temannya,,wahh,,moment
yang tepat ni,,! oh ya ngomong-ngomong,sendirian aja ni,??”tanya Tofan
kepada Bella, “hehemmmmm,,,,hari gini,,aku nggak mau kalah dong,,!”ucap Bella
kepada Tofan. Dengan ekspresi kaget bercampur rasa senang, melihat pasangan
Bella yang tiba-tiba muncul di belakang bella “aaa,,,,,jadi kamu Dil,? Gimana
ceritanya??”Tanya Tofan kepada pasangan Bella. Dan ternyata pasangan Bella juga
merupakan teman dari pasangan Lovi sehingga waktu itu mereka makan bakso
bersama dalam satu meja sambil berbincang-bincang dengan perasaan hati yang senang
lagi bahagia. Setelah lama berbincang-bincang sambil makan bakso, tak terasa
siangpun telah berganti dengan sore dan merekapun pulang bersama pasangan
mereka masing-masing.
***
***
Hari demi hari terlalui oleh Lovi bersama pasangannya
hingga lembaran kelender 2011pun dibuang karena telah berganti tahun 2012, dan
begitu juga yang dirasakan oleh Bella bersama pasangannya. Pada tahun 2012, hal
yang tidak diinginkanpun mengusik hubungan Bella bersama Aidil. Masalah yang
melanda hubungan Bella sangat serius sehingga didalam masalah itu membuat Bella
harus menangis, dan ternyata Aidil di jodohkan oleh orang tuanya dengan gadis yang
belum ia kenal. Dengan kesetiaan, Bella tidak pernah memutuskan komunikasi
dengan Aidil karena Bella sudah telah terlanjur mengunci perasaan sayang
terhadap Aidil. Rasa sedih yang bercampur iba membuat Bella ingin pergi menemui
Lovi dengan tujuan ingin curhat mengenai masalah didalam hubungannya. Tepat
pada pukul 10.00 pagi waktu itu, Bella pergi kerumah Lovi dengan tujuan ingin
curhat.
sesampai di depan pintu rumah Lovi, Bella mengetuk pintu dan sangat kebetulan sekali bahwa yang membukakan pintu untuknya adalah Lovi. Saat pintu dibuka, Bella terkejut melihat mata Lovi yang membengkak kemerahan akibat menangis “kamu kenapa Lov?”tanya Bella kepada Lovi, “ceritanya rumit Bell,,yuk kita masuk dulu,ntar aku ceritain,!”tanggap Lovi, dan Bellapun masuk kerumah Lovi. Setiba di rumah “mending kita ngobrol dikamar aja yuk Bell?,soalnya banyak yang pengen aku omongin sama kamu,!” ajak Lovi, “ya udah,,yuk..!”jawab Bella, dan merekapun beranjak tempat duduk ke dalam kamar Lovi.
sesampai di depan pintu rumah Lovi, Bella mengetuk pintu dan sangat kebetulan sekali bahwa yang membukakan pintu untuknya adalah Lovi. Saat pintu dibuka, Bella terkejut melihat mata Lovi yang membengkak kemerahan akibat menangis “kamu kenapa Lov?”tanya Bella kepada Lovi, “ceritanya rumit Bell,,yuk kita masuk dulu,ntar aku ceritain,!”tanggap Lovi, dan Bellapun masuk kerumah Lovi. Setiba di rumah “mending kita ngobrol dikamar aja yuk Bell?,soalnya banyak yang pengen aku omongin sama kamu,!” ajak Lovi, “ya udah,,yuk..!”jawab Bella, dan merekapun beranjak tempat duduk ke dalam kamar Lovi.
Setiba di dalam kamar, Lovi langsung memeluk Bella sambil
menangis “Bell,,,aku nggak sanggup Bell,,!”ucap Lovi, “kenapa Lov,? Coba
ceritain sob,what are you thinking?”Tanya Bella, dan Lovipun menjawab “orang
tua Tofan tidak suka dengan aku Bell,sampai-sampai orang tuanya Tofan ingin
Tofan tinggal Palembang di tempat omnya Bell, orang tuanya ingin kami berjauhan
bell,,dan yang lebih menyakitkan lagi,Tofan mutusin aku kemaren Bell” ungkap
Lovi meluahkan apa yang sedang ia rasakan. Mendengar kalimat demi kalimat yang
di ungkapkan Lovi, tiba-tiba Bella menangis dan langsung mengambil tangan Lovi
“sabar ya Lov,,apa yang kamu rasakan nggak jauh bedanya dengan apa yang aku
rasakan Lov,!”ungkap Bella kepada Lovi, dengan kaget “emang ada apa dengan kamu
Bell?”Tanya Lovi, “Aidil dijodohin sama orang tuanya Lov,! Aidil sedang pusing
dan bimbang untuk masalah ini Lov,!”ungkap Bella, “terus,,kalian sekarang
udahan,gitu,??”Tanya Lovi lagi, “nggak Lov,,kami belum mengambil
kesimpulan,!”ungkap Bella lagi. Di tengah pembicaraan antara Lovi dan Bella,
tiba-tiba handphone Bella berdering, dan ternyata ada pesan dari Aidil. Melihat
pesan masuk dari Aidil,Bellapun langsung membukanya. Membaca pesan itu, Bella
langsung menangis dan langsung memeluk Lovi “Lov,,Aidil,Lov,,!”ucap Bella
dengan suara yang tidak jelas karena sedang menangis. Lovipun kaget melihat
sahabatnya yang tiba-tiba menangis tersedu-sedu “kenapa Bell,,kenapa?”Tanya
Lovi, “coba kamu baca aja sendiri Lov,!,di,,dii,dia mutusin aku Lov,”ungkap
Bella dengan terbata-bata kepada Lovi. Mendengar ungkapan dari Bella, Lovipun
membaca isi pesan dari Aidil yang isi pesannya “aku sayang kamu,kamu sayang sama aku kan?, kalau kamu sayang sama
aku,kamu jaga diri baik-baik ya sayang,,semua orang ingin bersama dengan apa
pilihannya, tetapi kenyataan itu tidak memihak kepada kita Bell,,aku nggak mau
kamu dihantui kesengsaraan yang berlarut dalam kesedihan begitu lama Bell,kita
udahan ya Bell,,kita putus,! By Aidil, semoga bertemu disaat dimana dirimu
sedang berbahagia walau tak lagi bersamaku sayang,!”. Membaca pesan itu,
Lovi langsung mengelus punggung Bella yang sedang tersedu-sedu menangis.
Akhirnya hubungan mereka terberai oleh dinding pemisah yang amat kuat bak
berlapis baja.
***
hingga suatu hari kesedihan berlarut kian menjadi bayangan, Lovi dan Bella bermain di pinggir danau dekat dari rumah mereka. Disaat bermain didanau, kisah persahabatan saat-saat menjadi putri kecil tergambar kembali dan disaat itu pula Bella bersuara “Lov,,,aku mau memberitahu kamu kalau besok lusa,aku mau ke Surabaya, aku dapat undangan dari instalasi Pekan Baru untuk kerja disana,!”ucap bella, “wahh bagus itu Bell,, tapi kok bisa sama ya,?? aku juga mau ngasih tau kamu sich sebenarnya kalau aku juga dapat undangan dari Instalasi di Jakarta Sob,dan hari senen depan aku kesana,”tanggap Lovi, “wahh,,,mantap,,,,! Tapi kita pisah dong sob,?”ucap Bella, “hmmm,,,aku pasti bakalan kangen banget sama kamu sob,,kamu memang sahabat aku yang paling baik selama ini yang pernah aku kenal sob,!”ungkap Lovi dengan langsung memeluk sahabatnya yang dari kecil selalu ada untuknya. Suasana harupun membasahi pemandangan yang indah sehingga mendungnya awan berbalut kabut.
***
hingga suatu hari kesedihan berlarut kian menjadi bayangan, Lovi dan Bella bermain di pinggir danau dekat dari rumah mereka. Disaat bermain didanau, kisah persahabatan saat-saat menjadi putri kecil tergambar kembali dan disaat itu pula Bella bersuara “Lov,,,aku mau memberitahu kamu kalau besok lusa,aku mau ke Surabaya, aku dapat undangan dari instalasi Pekan Baru untuk kerja disana,!”ucap bella, “wahh bagus itu Bell,, tapi kok bisa sama ya,?? aku juga mau ngasih tau kamu sich sebenarnya kalau aku juga dapat undangan dari Instalasi di Jakarta Sob,dan hari senen depan aku kesana,”tanggap Lovi, “wahh,,,mantap,,,,! Tapi kita pisah dong sob,?”ucap Bella, “hmmm,,,aku pasti bakalan kangen banget sama kamu sob,,kamu memang sahabat aku yang paling baik selama ini yang pernah aku kenal sob,!”ungkap Lovi dengan langsung memeluk sahabatnya yang dari kecil selalu ada untuknya. Suasana harupun membasahi pemandangan yang indah sehingga mendungnya awan berbalut kabut.
***
Hari demi hari pun berlau, Lovi dan Bellapun juga telah
berangkat untuk bekerja di tempat dimana masing-masing dari mereka mendapat
undangan untuk bekerja. Pantai yang indah yang telah banyak melukis kenangan
antara Lovi dan Bella seolah bertanya-tanya dalam haluan panorama tanpa pelangi
ingin mengetahui dimana kedua putri cilik yang selalu ceria dulu.
***
Tiga tahun kemudian tepatnya pada bulan September 2015, Lovi pulang ke kampung halamannya di Lempur Danau dengan tujuan untuk merayakan hari raya idul fitri dan melepaskan rindu terhadap keluarganya. Ternyata Lovi pulang ke kampungnya tidak sendiri melainkan bersama pria kota yang gagah dan tampan di sampingnya, pria itu bernama Rido. Disaat itu pula Lovi melepaskan rasa rindu terhadap keluarganya dan ia mengenali seorang pria tampan yang akan hidup bersamanya kepada keluarganya.
***
Pada sore harinya saat Lovi berada di teras didepan rumahnya, Lovi melihat layang-layang yang sedang terbang dan layang-layang itu dimainkan di daerah pasir putih pinggir danau. Disaat itu pula Lovi terkenang masa kecilnya bersama Bella saat bermain layang-layang di pinggir danau sehingga rindu terhadap Bellapun menghantuinya “semoga kamu bahagia dimanapun kamu berada sahabatku,,dan semoga kamu rasakan apa yang aku rasakan,!”ucap Lovi dalam hati. Disore itu juga Lovi mengajak Rido untuk bermain ke pinggir danau untuk melihat orang bermain layang-layangan sekalian menikmati pemandangan sore di pasir putih pinggir danau dan merekapun pergi ke pinggir danau dekat rumahnya.
setibanya mereka di pinggir danau, dengan kaget Lovi melihat orang yang sedang bermain layang-layangan itu ternyata adalah Bella bersama seorang pria “heeiiii,,,,Bella,,!”seru Lovi, dan dengan ekspresi kaget pula saat Bella melihat Lovi “heeiii,,,Lovi,!”seru Bella lagi. Merekapun langsung berpelukan saat itu,“kamu kapan pulang,?? Aku telfon,katanya nomor kamu udah nggak kamu pake lagi,,! Eh,,siapa cowok itu Lov?”Tanya Bella kepada Lovi, “tadi pagi aku nyampe Bell,,itu partner hidup ku, dan bentar lagi bakal jadi imamku sob,,! Dan pria itu siapa Bell.?”Tanya Lovi kepada Bella, “hmmm,,emang akum au kalah apa sama kamu,?,kenalin dong,namanya Anton,!”tanggap Bella dengan canda terhadap Lovi. Dan merekapun langsung ngobrol dan tak lupa pula mereka mengenali pasangan mereka masing-masing dengan rasa yang penuh dengan kebahagiaan.
Tiga tahun kemudian tepatnya pada bulan September 2015, Lovi pulang ke kampung halamannya di Lempur Danau dengan tujuan untuk merayakan hari raya idul fitri dan melepaskan rindu terhadap keluarganya. Ternyata Lovi pulang ke kampungnya tidak sendiri melainkan bersama pria kota yang gagah dan tampan di sampingnya, pria itu bernama Rido. Disaat itu pula Lovi melepaskan rasa rindu terhadap keluarganya dan ia mengenali seorang pria tampan yang akan hidup bersamanya kepada keluarganya.
***
Pada sore harinya saat Lovi berada di teras didepan rumahnya, Lovi melihat layang-layang yang sedang terbang dan layang-layang itu dimainkan di daerah pasir putih pinggir danau. Disaat itu pula Lovi terkenang masa kecilnya bersama Bella saat bermain layang-layang di pinggir danau sehingga rindu terhadap Bellapun menghantuinya “semoga kamu bahagia dimanapun kamu berada sahabatku,,dan semoga kamu rasakan apa yang aku rasakan,!”ucap Lovi dalam hati. Disore itu juga Lovi mengajak Rido untuk bermain ke pinggir danau untuk melihat orang bermain layang-layangan sekalian menikmati pemandangan sore di pasir putih pinggir danau dan merekapun pergi ke pinggir danau dekat rumahnya.
setibanya mereka di pinggir danau, dengan kaget Lovi melihat orang yang sedang bermain layang-layangan itu ternyata adalah Bella bersama seorang pria “heeiiii,,,,Bella,,!”seru Lovi, dan dengan ekspresi kaget pula saat Bella melihat Lovi “heeiii,,,Lovi,!”seru Bella lagi. Merekapun langsung berpelukan saat itu,“kamu kapan pulang,?? Aku telfon,katanya nomor kamu udah nggak kamu pake lagi,,! Eh,,siapa cowok itu Lov?”Tanya Bella kepada Lovi, “tadi pagi aku nyampe Bell,,itu partner hidup ku, dan bentar lagi bakal jadi imamku sob,,! Dan pria itu siapa Bell.?”Tanya Lovi kepada Bella, “hmmm,,emang akum au kalah apa sama kamu,?,kenalin dong,namanya Anton,!”tanggap Bella dengan canda terhadap Lovi. Dan merekapun langsung ngobrol dan tak lupa pula mereka mengenali pasangan mereka masing-masing dengan rasa yang penuh dengan kebahagiaan.
Begitulah persahabatan yang bagaikan bagian dari warna
pelangi, warna pelangi akan terlihat terang dan bercahaya jika percikan air
embun selalu bersedia untuk menerima sinaran dari sang mentari. Maka, jadilah bagian
dari warna pelangi dalam persahabatan, karena di setiap warna-warna yang ada
pada pelangi itu terdapat percikan air-air embun yang suci.
Terimakasih telah membaca
By ; Jaya Lutvi