
CERITA SUPERMAN
TERBAIK
Taman kota Kerinci adalah taman yang
indah,yang merupakan tempat kaum muda-mudi bermain dan memanfaatkan waktu
senggangnya untuk menghirup udara segar . Taman kota selalu di padati oleh
muda-mudi yang sedang merefresh dirinya,ada juga yang sedang berkunjung bersama
pasangan mereka. Taman kota merupakan salah satu tempat yang sangat indah dan ramai
di kunjungi setiap hari.
Pada siang hari, di saat itu seorang
pemuda bernama “Genes” sedang bermain sendirian di taman kota tersebut. Saat
sedang santai,tiba-tiba Genes mendengar suara “aaaaa,,trakkk..”. karena
terkejut,Genespun langsung menelusuri sumber suara yang ia dengar. Sesampai di
jalan raya,Genes melihat sesosok gadis yang sedang terbaring dan berlumuran
darah. Tanpa bicara,Genes langsung mengangkat gadis malang itu dan membawanya
kerumah sakit terdekat yaitu rumah sakit Maijen H.A Talib.
***
Dirumah sakit itu, Genes baru
mengetahui identitas gadis itu dari KTPnya. Ternyata gadis itu bernama Eny Putri.
Gadis itu koma
akibat terjadi benturan keras di bagian kepala,Genes harus menjaga gadis itu hingga
ia siuman. Setelah tiga hari koma,akhirnya gadis itu siuman. Disaat itu, gadis
itu kaget dengan keberadaan Genes di sampingnya, “hei,,siapa lo?” Tanya gadis
itu dengan kaget, “kamu tenang ya,! aku Genes, aku yang membawa kamu kesini,”ucap
Genes lagi, Gedis itupun terdiam. “sorry ya aku udah buka dompet kamu untuk
ngeliat identitas lewat KTP mu,gwe nggak ngapa-ngapain dompet kamu kok.!”jawab
Genes, “Oo gitu,! Thanks banget ya udah mau nolongin gwe? Mungkin kalau nggak
ada lo,gwe nggak tau gimana jadinya gwe!” ucap Gedis itu, dan merekapun
melanjutkan perbincngan dengan perkenalan. Tidak berapa lama, mereka terlihat
semakin akrab.
Tak terasa
setelah dua minggu dirawat dirumahsakit Maijen H.A Talib,Eny diperbolehkan
pulang oleh dokter tetapi Eny harus berada dikursi roda selama Eny masih merasa
sakit dan pusing, dan merekapun pulang. Sesampai dirumah,Genes lega karena
melihat ada seorang pembantu rumah tangga dirumah Eny yang bisa jagain Eny.Genes
membawa Eny kekamar untuk beristirahat. Setelah selesai menempatkan posisi Eny,”tiba-tiba
Eny langsung dengan sigap mengambil tangan Genes”Gen,,lo jangan pergi dulu ya,,!
Gwe butuh temen kayak lo Gen,, kalau lo pergi gwe harus ngobrol sama siapa
disini?,,jangn pulang dulu ya,? Please,!!”ujar Eny lagi,, “Eny,,!kan disini ada
si embok? Lagian kalau ada apa-apa,lo kan bisa nelpon gwe,gwe juga bakalan
selalu main kesini lagi kok,, kan gwe bakalan slalu jadi Superman buat lo,,
hehe,,” kata Genes,,, dengan sedih,”iya deh kalau gitu,,gwe slalu tunggu loh,!”jawab
Eny. Akhirnya Genes diizinkan pulang oleh Eny, dan Genespun pulang.
***
Hari itu adalah hari senin, Genes
menyambut pagi yang segar di kamarnya. Sementara Eny di pagi itu mencoba duduk
di kursi roda untuk pertama kalinya”ya alloh,,ternyata gini ya rasanya sakit
yang harus berada di kursi roda,,”kata Eny berbicara didalam hati dengan
meneteskan air matanya. Di waktu itu juga Eny belajar untuk menggerakkan kursi
rodanya karena Eny ingin jalan-jalan di taman belakang rumahnya. Akhirnya Eny
bisa mengendalikan kursi rodanya untuk jalan-jalan ke taman belakang rumahnya.
Tepat pada pukul 12.00 tiba-tiba si
mbok memanggil Eny ketaman belakang rumah,”Non,,,,Non Eny,,,liat siapa yang
datang,?! Seru si mbok dengan senyuman. Eny pun melihat ke arah si mbok,dan
ternyata Genes yang datang. “cieee,,udah bisa jalan-jalan pake kursi roda ni ya,,”ujar
Genes sambil berjalan menghampiri Eny. Genes sangat senang sekali melihat
perkembangan Eny yang semakin mulai sembuh.
Kebersamaan Eny dengan Genes sangat
terlihat canda dan tawa yang selalu dihiasi oleh keceriaan dan kebahagiaan yang
menyertai mereka berdua disaat bertemu. Akankah mereka berdua dapat
bersatu,?
Nextday, Genes juga datang untuk
menemui Eny. Disaat itu,Genes tersenyum melihat Eny yang semakin hari semakin
sembuh. Kedatangan Genes diwaktu itu mengundang Eny untuk bercanda tawa.
Saat keasyikan bercanda-tawa,tiba-tiba Eny terdiam tak membisu dan berkata
kepada Genes”Gen,, gwe mw nanya sama lo, lo kayak gini sama gwe apa cewek lo
nggak cemburu Gen,?”tanya Eny,Genes langsung merespon pertanyaan Eny ”ya elaa
En,,lo ngomong apaan sih,,? Udahlah En,,jangan di terusin,”lalu Genes terdiam,
“gwe nggak mau aja kalo seandainya lo punya cewek trus cewek lo cemburu sama
gwe”sahut Eny lagi, “udah En,,, lo salah En,,gwe ngelakuin ini karena
keikhlasan kok En,gwe bersama lo selama lo sakit bukan Cuma dengan hati,tapi
juga dengan perasaan ikhlas yang gwe rasa jika gwe di posisi lo saat itu En,,” tanggap
Genes. Mendengar itu, mata Eny langsung berkunang-kunang”lo baik banget Gen,,
kenapa kita nggak ketemu dari dulu ya gen,,kenapa kita bertemu disaat gwe harus
nyusahin lo Gen,?”sahut Eny dengan meneteskan air matanya. Melihat air mata
yang menetes dan membasahi pipi Eny,Genes langsung dengan sigap menyapu air
mata Eny dengan tangannya”usssttt,,nggak boleh gitu,,masa temannya superman
nangis,? Kan aneh? Tapi nggak apa-apa,, jadi sejarah juga tu,, hehehe”canda
Genes. Eny mencubit perut Genes dengan malu “hhmmm lo bisa aja,, malu tau”
sahut Eny dengan tersipu malu sambil menutup mukanya dengan telapak tangannya.
Sudah lama menghibur Eny,Eny
menyahut “lo makan siang disini ya Gen?”ajak Eny, ternyata Genes menolaknya. “hmhmmm
kok lo gitu sih Gen,,pokoknya kalau lo nggak mau,gwe nggak mau makan siang,!”
kata Eny, “oke deh kalau gitu,,oh iya,si mbok mana?”tanya Genes, “si mbok lagi
di dapur tu,nyiapin makan siang buat kita,”jawab Eny.mendengar itu, Genes
langsung ke rangan dapur. Sementara itu Eny sedang berada di ruangan tamu
sendirian.
Setelah lama
menunggu Genes diruangan tamu,hati Enypun bertanya-tanya”ngapain sih Genes,lama
banget ke belakang”. Eny penasaran dan langsung menuju kearah dapur untuk
mengintip Genes yang tadinya pergi kearah dapur. Sesampai dipintu dapur,
ternyata Eny melihat Genes sedang memasak buat makan siangnya. Eny menangis
melihat sesosok lelaki yang luar biasa yang tiba-tiba muncul dalam keidupannya,tingkah
Eny semakin gugup”ya alloh,,siapa lelaki ini ya alloh,,ini semua terasa seolah-olah
mimpi,,”kata Eny didalam hati sambil meneteskan air mata. Eny terharu akan
keberadaan Genes yang muncul didalam kehidupannya,ia merasa seolah malaikat
yang hadir untuk dirinya disaat itu.
Eny langsung menuju keruangan tamu
rumahnya karena melihat Genes hampir siap memasak makanan untuk makan siang
mereka dengan dicampur rasa haru yang menghantui hatinya. Tidak berapa lama
diruangan tamu,Genespun datang menghampiri Eny”En,,yuk kita makan.!! Makanannya
udah siap”ujar Genes, “lo masak Gen?”tanya Eny,”iya,,lo cobain masakan
gwe”jawab Genes sambil mendorong kursi roda Eny menuju ke meja makan keluarga.
Mereka langsung makan, tiba-tiba suapan Eny terhenti sambil melotot memandang
Genes. Genes kaget dengan ekspresi wajah Eny,”kenapa En?,nggak enak ya
masakannya?” tanya Genes,”gila lo Gen,,kok bisa?,enak banget Gen,! Swer
deh”jawab Eny. Mendengar itu,Genes tersenyum ternyata Eny suka dengan masakan
yang ia buat, merekapun melanjutkan makan. Apa yang akan terjadi antara
Genes dengan Eny?
Tiga hari kemudian tepatnya pada
hari kamis,Genes membawa Eny kerumah sakit untuk mengontrol keadaan Eny.
Sesampai dirumah sakit,mereka langsung ke ruangan dokter yang menangani Eny
sebelumnya. Diruangan itu diperiksa. Saat itu,Eny tegaskan oleh dokter untuk
mencoba berjalan karena kata dokter itu Eny hampir sembuh total dan Eny sudah
boleh mencoba berjalan tanpa kursi roda. Selama satu jam Eny berusaha untuk berlatih
berjalan diruangan itu. Akhirnya, karena masih dalam keadaan lemas,Eny sudah
bisa berjalan tiga puluh langkah kedepan. Genespun terlihat sangat senang
sekali karena sebentar lagi Eny akan sembuh total.
***
Setelah satu jam di ruangan dokter,merekapun diberi
izin oleh dokter untuk pulang. Genes bersama Enypun pulang dengan hati yang sangat senang karena
Eny sudah melepaskan kursi rodanya.
Sesampai dirumah Eny,Genes mengantar
Eny kekamarnya untuk beristirahat dan berpamitan pulang kepada Eny. Secara
tiba-tiba,Eny mengambil tangan Genes dengan tangan kanannya “Gen,,,lo baik
banget,gwe berutang budi sama lo Gen,,gwe nggak tau gimana cara ngebalas semua
ini Gen,,! Gwe mau nanya sama lo,,jangan keberatan ya Gen?tanya Eny kepada Genes.
Mendengar itu,genespun tersenyum dang mengangguk, dan Enypun melanjutkan
pembicaraannya“ emangnya lo nggak ada perasaan apa-apa terhadap gwe Gen? Gwe
sayang sama lo Gen, dan baru pertama kali ini gwe sayang sama cowok,! Rasa
itupun muncul ketika gwe ketemu sama lo Gen,,”ungkap Eny dengan mengungkapkan
perasaannya terhadap Genes. Genes kaget dengan ungkapan Eny dan merespon“En,,,Cowok
mana sih yang nggak menyimpan perasaan dan nggak sayang sama lo,? tapi waktunya
kurang tepat Eny,lo masih sakit En,lo nggak boleh banyak fikiran dulu Eny,yah,?kamu
sabar dulu ya En,? Kan bentar lagi lo bakal sembuh total,!”tanggap Genes dengan
lembut. Dengan keluguan Eny,ia pun menjawab “iya Gen,,thanks ya gen,?”ucap Eny
lagi. Genespun tersenyum dengan menganggukkan sambil menjawab “iya En,,” ketika
mendengar ucapan dari Eny dan ia langsung pulang.
Satu jampun
berlalu, Eny mendengar suara sarine serombongan mobil polisi melintas dijalan
depan rumahnya. Enypun kaget,mencemaskan Genes yang sedang diperjalanan pulang”
tapi Genes nggak mungkin ah,,gwe ada-ada aja,,kan dia jalan udah sejak setu jam
yang lalu,!”berbicara didalam hati dengan firasatnya. Tiga hari telah berlalu, Eny terlihat senang sambil menunggu kedatangan Genes untuk
melihat keadaannya,karena diwaktu itu Eny sudah sembuh dengan total. Tidak
berapa lama kemudian,terdengar suara klakson mobil dari depan rumah,dan Enypun
langsung berlari membuka pintu gerbang rumahnya. Ternyata itu bukan mobilnya
Genes, tapi mobil tetangga yang pulang. Dengan keadaan terbata-bata,Eny
langsung pergi mengunjungi rumah Genes dengan alamat rumah yang belum begitu
jelas karena Eny tidak tau nomor rumahnya Genes.
Sesampai
dialamat, Eny bertanya kepada ibuk-ibuk yang sedang nyantai di depan rumah
mereka. Akhirnya Eny menemukan menemukan rumah Genes,dan Eny langsung memacu
laju mobilnya ke arah rumah Genes.
Setibanya di
depan rumah Genes,Eny melihat ada seorang ibu yang sedang duduk murung di teras
rumahnya. Eny langsung menghampiri ibu itu“assalamu’alaikum,!”ucap Eny,
“wa’alaikumsalam,”jawab ibu itu, “apa benar ini rumahnya Genes buk?”tanya Eny,
“iya benar,saya sendiri ibunya Genes!” jawab ibu Genes, lalu Eny memperkenalkan
diri kepada ibunya Genes bahwa ia adalah temannya Genes. “oo jadi kamu yang
namanya Eny,,Genes banyak cerita tentang kamu loh sama tante,,mari kita masuk
dulu,!”ajak ibunya Genes. Enypun langsung masuk kerumah bersama ibu Genes,dan
Enypun dipersilakan duduk dikursi tamu rumah Genes. Saat perbincangan Eny mulai
memuji Genes,tiba-tiba ibu Genes meneteskan air mata”tante bangga punya anak
kayak Genes,genes memang anak yang baik”ujar ibunya Genes, “oh iya tante,Genes
dimana tante? kok udah seminggu ini Genes nggak keliatan?”tanya Eny, dengan
ekspresi sedih yang mencurigakan,ibunya Genes menjawab”jadi,,Eny belum tau
ya?,tante kira Eny temannya Genes yang kesekian yang datang,!”, Eny langsung
merespon”emang ada apa tante?”, ibunya Genespun langsung menangis tersedu
mengatakan”Genes sudah nggak ada lagi Eny,!Genes sudah dipanggil yang maha
kuasa nak!”ungkap ibunya Genes.
Mendengar
kalimat itu,Eny terdiam membisu seperti patung dan langsung
teriak”Geneeeeesss,!!mengapa begitu cepat,! Mengapa begitu singkat Gen,!
Geenneesss,,,!”Eny menangis dengan histeris. Melihat Eny yang tiba-tiba
histeris,ibu Genes langsung memeluk Eny”sudah nak,sudah,,! Ikhlaskan nak! Itu
semua sudah takdir dari yang maha kuasa nak,!”kata ibu Genes menenangkan Eny,
dengan air mata yang bercucuran”kok bisa tante,?”tanya Eny,ibu Genespun
menceritakan kepada Eny”dihari itu,Genes ingin kerumahmu katanya,,sepulang dari
rumahmu,Genes kecelakaan,,mobil Genes tabrakan dengan bus kota,”ungkap ibu
Genes, “ya alloh,,Geennneeeessss,!!, pantasan selepas Genes pulang,banyak mobil
polisi yang lewat tante,, Geneeess,!ini semua gara-gara Eny tante”Eny menangis
tersedu-sedu ternyata kecelakaan itu terjadi selepas Genes menjenguknya, “nggak
ada yang salah nak,itu sudah takdir dari allah,nak,! Kita semua pasti akan
nyusul kesana jika waktunya telah tiba nak”ujar ibu Genes menenangkan Eny.
Mendengar
kalimat yang diutarakan oleh ibu Genes,Eny mulai tenang dan mengajak ibu Genes
untuk pergi ke makam Genes dengan tujuan berziarah. Setibanya Eny di makam
Genes,Eny menangis sambil mengelus-elus batu nisan makam Genes”Genes,,lo adalah
superman terbaik yang pernah gwe kenal,lo beda Gen,gwe yakin,lo pasti bahagia disana
Gen,!”ungkap Eny di makam Genes, Eny harus menerima kenyataan dengan ikhlas dan
sabar.
***
Dimalam
harinya, Eny menenangkan dirinya dengan menghitung bintang di langit lewat
jendela kamarnya sambil meneteskan air mata. Dimalam itu juga,Eny mengukir
sebuah kalimat di atas kertas kosong dengan kalimat “Tunggu aku di surga
Superman terbaikku” dan menempelnya di dinding kamarnya agar bisa selalu
mengenang masa-masa bersama Genes.
Oleh dari tragedi yang sangat memilukan itu, mengajarkan kita bahwa selagi sekuntum bunga yang indah dapat kita petik,maka petiklah selagi masih ada waktu, sebab di sebatang pohon bunga,pasti hanya ada satu kuntum bunga yang sangat menawan di bandingkan dengan bunga-bunga yang lain.
TERIMAKASIH TELAH MEMBACA
By ; Jaya Lutvi
Oleh dari tragedi yang sangat memilukan itu, mengajarkan kita bahwa selagi sekuntum bunga yang indah dapat kita petik,maka petiklah selagi masih ada waktu, sebab di sebatang pohon bunga,pasti hanya ada satu kuntum bunga yang sangat menawan di bandingkan dengan bunga-bunga yang lain.
TERIMAKASIH TELAH MEMBACA
By ; Jaya Lutvi
semoga terkesan..! :)
BalasHapusmakasih..!
mntaaaap.....truskan perjuangan mu.....!!!
BalasHapussaran dikit aja, pas awal cerita itu alangkah lebih bagus kalo narasi, dan relevan dengan masuknya cerita,
BalasHapussudut pandang lebih indah lagi menyesuaikan kondisi tempat, karena lokasi dalam cerita di kerinci alangkah lbih bagus jangan pakai "lo dan Gue"
Emang M.Furqon bisa bikin draf apa? :-D hahahaa
BalasHapusketawa teman2 dsni baca coments nya :-D
Furqon bn..., jgn komen yg nggak2 lah....!! Emang blog situ ada isinya apa..., :-D
BalasHapusbaru bikin blog yah,,??? Wkwkwkwk :-D
Furqon bn, struktur blog lu nggak lo atur yg benerr...,
BalasHapushormat sama yg lebih pinter dikit knapa?
mantap gan,
BalasHapuskunjungi sya balik http://adf.ly/1UdQUM
BalasHapusoke,,, Sips tu bg,,!
BalasHapus